Type something and hit enter

Diposting oleh On
IndonesianPoint.com - Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 telah memasuki dan melaksanakan sejumlah tahapan awal sejak Januari lalu.
Dok. Logo Komisi Pemilihan Umum Sulawesi Barat
Hal ini tentu saja menarik perhatian sejumlah kalangan tidak hanya para kontestan politik yang bakal meramaikan Pilkada, namun juga para pemerhati atau pegiat Demokrasi di Sulawesi Barat.

Salah seorang Pegiat Demokrasi, Andi Morgan dalam kesempatan diskusi, menuturkan para penyelenggara Pilkada serentak 2020 kali ini haruslah berpegang teguh kepada asas Pemilu.

"Penyelenggara harus memegang teguh asas Pemilu, dalam hal ini kejujuran dan keadilan, bila tidak maka impian masyarakat khususnya di Sulbar ini untuk melihat Pilkada yang benar-benar menghasilkan pemimpin yang tepat akan hanya jadi angan belaka," ungkap Andi Morgan, Minggu (9/2/2020).

Selain prinsip Jurdil, tokoh pemuda ini juga meminta penyelengara untuk senantiasa bersikap netral dan profesional dalam menjalankan tugasnya pada Pilkada serentak 2020.

"Tentu selain Jurdil, sudah kewajiban penyelenggara untuk netral dan profesional dalam menjalankan tugas tidak boleh berpihak atau tebang pilih," tegasnya.
Dok. Andi Morgan Sangalipu/Pegiat Demokrasi Sulbar
Terakhir dalam kesempatan tersebut, Andi Morgan juga berharap seluruh masyarakat dalam menyambut pesta demokrasi, makin dewasa dan cerdas.

"Kita sebagai masyarakat awam yang juga merupakan partisipan haruslah menunjukan kedewasaan, jangan mudah diadu domba, mari kita cerdas jangan mudah untuk dipengaruhi, pilihlah para pemimpin memiliki kualitas dan integritas yang baik," tutupnya.