Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Berita Terkini

latest

Sosialisasi 4 Pilar, Andri Prayoga Putra Singkarru : Informasi Harus Mampu Menjadi Senjata Pemersatu

IndonesianPoint.com - Anggota MPR- RI asal Sulawesi Barat, Andri Prayoga Putra Singkarru, melaksanakan sosialisasi empat pilar di daerahnya ...

IndonesianPoint.com - Anggota MPR- RI asal Sulawesi Barat, Andri Prayoga Putra Singkarru, melaksanakan sosialisasi empat pilar di daerahnya pada tanggal 4 Februari 2020 kemarin.
Dok. Andri Prayoga Putra Singkarru/Anggota MPR-RI Asal Sulawesi Barat
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika) dilaksanakan oleh senator muda tersebut dengan menyasar anggota masyarakat dari Desa Rea, Kecamatan Binuang, Di kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat.

Andri menyebut bahwa belakangan ini makin maraknya bermunculan kelompok dan paham yang dapat memecah belah persatuan bangsa sehingga ia mengingatkan akan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan sesuai dengan ideologi bangsa Indonesia.

Menurut Senator muda berparas gagah ini, di jaman serba digital seperti sekarang informasi sangatlah mudah untuk diakses dan serba mudah tersebut kadang justru menjadi Boomerang bagi siapa saja.

"Melimpahnya informasi tersebut perlu dibarengi dengan kemampuan masyarakat dalam memilah mana informasi yang benar dan yang tidak, mana yang informatif mana yang provokatif," ungkap Andri.

“Informasi sekarang bisa menjadi senjata, senjata pemersatu masyarakat, ataupun sebaliknya menjadi senjata pemecah belah persatuan bangsa, nah itu semua tergantung bagaimana kita menggunakan informasi itu,” sambungnya.
Dok. Ratusan Masyarakat memadati Sosialisasi 4 Pilar oleh Andri Prayoga Putra Singkarru/Anggota MPR-RI
Melalui kegiatan sosialisasi empat pilar ini Andri mengharapkan agar masyarakat mempunyai fondasi ideologi yang kokoh serta semakin mawas diri dan bijak terhadap situasi di sekitarnya.

"Ayo bapak ibu sekalian, kita jadikan setiap informasi menjadi pemersatu kita, caranya kita cek dan ricek dulu kebenarannya dan landasannya adalah ideologi kita, jangan mudah karena iming-iming sesuatu kita gadai harga diri bangsa dan ideologi kita," tutupnya.