Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Berita Terkini

latest

Banyak Pemda Ingin Menutup Bandara, Menhub: Itu Otoritas Kementrian

INDONESIANPOINT.COM -- Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menyatakan bahwa penutupan bandara di daerah a...

INDONESIANPOINT.COM -- Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menyatakan bahwa penutupan bandara di daerah adalah kewenangan pemerintah pusat.


Pernyataan ini disampaikan sebagai tanggapan atas keinginan beberapa pemerintah daerah (Pemda) untuk sementara waktu menutup layanan penerbangan yang mengangkut penumpang ke wilayah mereka sebagai upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19. 

Direktur Jenderal Penerbangan Sipil Novie Riyanto mengatakan bahwa Kementerian Perhubungan dapat memahami keinginan Pemerintah Daerah, tetapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

Pertama, penutupan bandara berada di bawah wewenang Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil. "Karena itu penutupan bandara terlebih dahulu harus diserahkan ke Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil untuk evaluasi," katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (25/3/2020). 

Kemudian, bandara juga merupakan objek vital yang tidak hanya melayani penerbangan untuk penumpang tetapi juga melayani kargo, logistik dan transportasi pos yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Mantan Direktur Utama PT Airnav Indonesia menambahkan bahwa bandara ini juga memiliki fungsi bandara alternatif untuk maskapai yang mengalami kendala teknis dan operasional, melayani penerbangan untuk perawatan kesehatan atau medis, dan untuk penerbangan yang membawa sampel zat infeksi Covid-19. Layanan navigasi penerbangan (Airnav Indonesia) juga tidak dapat ditutup karena layanan navigasi penerbangan ini tidak hanya ditujukan untuk penerbangan dari dan ke bandara lokal. Tetapi juga melayani penerbangan melalui bandara atau di wilayah udara yang merupakan area kerja layanannya.
Novie membuka kemungkinan penutupan atau larangan untuk transportasi udara komersial dan penerbangan transportasi udara non-komersial yang membawa penumpang untuk mencegah penyebaran virus Covid 19. "Kata Novie.
Kementerian Perhubungan melalui Kantor Otoritas Bandar Udara Regional I - X akan melakukan koordinasi dan komunikasi yang intensif dengan pemerintah daerah dan juga semua pemangku kepentingan penerbangan sehingga niat pemerintah daerah dapat dilakukan dengan baik dengan risiko operasional yang minimal.
"Saya berharap bahwa dengan koordinasi dan komunikasi yang terus kami lakukan, semua niat baik kami bersama untuk mencegah penyebaran Covid-19 dapat diatasi dengan baik," kata Novie

Tidak ada komentar