Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Berita Terkini

latest

HARLAH 21, Garda Bangsa Siap Wadahi Politik Kaum Milenial

Makassar - Perempuan  Bangsa dan Garda Bangsa Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Selatan gelar tasyakuran ke -21 tahun dan  peringata...

Makassar - Perempuan  Bangsa dan Garda Bangsa Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Selatan gelar tasyakuran ke -21 tahun dan  peringatan Isra’ Miraj di  pelataran kantor DPW PKB Sulawesi Selatan pada Kamis, 12 Maret 2010.


Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota Legislatif DPR RI PKB, Anggota  Fraksi  PKB DPRD Provinsi Sulawesi Selatan,Ketua Garda Bagnsa PKB Sulsel Fauzi A. Wawo, Ketua Perempuan Bangsa Sulsel Hj. Nelly Hengki Yasin, jajaran Pengurus, Banom dan simpatisan Partai Kebangkitan Bangsa Sulawesi Selatan dan bebrapa tokoh politik diantaranya Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto.

Diselah selah pemotongan tumpeng dan Kue Tasyakuran ke-21, Azhar Arsyad kembali menegaskan kepada semua kader bahwa capaian politik yang pesat PKB Sulsel hari ini adalah cambuk bagi semua untuk tak jumawa dan cepat puas dengan tetap  melakukan ikhtiar politik yang lebih baik lagi.

Menurutnya, Garda Bangsa dan Perempuan Bangsa PKB Sulawesi Selatan adalah lokomotif partai PKB di kalangan anak muda dan perempuan. Gerakan pelibatan kelompok anak muda milenial dalam agenda-agenda politik PKB merupakan bentuk kesadaran partai akan peran besar anak muda dalam perencanaan target politik kebangsaan PKB. Kolaborasi antara perkembangan zaman dengan Kreatifitas kaum muda akan menghasilkan pemuda yang berpengalaman dan inovatif.
“PKB menghendaki pemuda yang berpengalaman, karena orang tua yang berpengalaman itu sudah biasa. Tapi Pemuda yang berpengalaman itu luar biasa” Tegasnya.
Olehnya Azhar berharap banom banom PKB, khususnya Perempuan Bangsa dan Garda Bangsa yang memiliki tagline Muda, Beda dan Gembira tersebut  dapat bergerak cerdas dan efektif untuk kemenangan politik PKB. Khususnya bagaimana mempertahankan PKB sebagai partai yang memperjuangkan suara kaum minoritas dan Mustadaafin dan memanfaatkan power politik hari ini digunakan sebesar-besarnya untuk  dekat dan membela kepentingan masyarakat.

Melalui peringatan Perempuan Bangsa kali ini, diharapkan juga menjadi refleksi bagi pengurus baru dibawah komando Hj. Nelli Hengki Yasin mampu menyadarii tanggungjawab yang lebih untuk kembali melahirkan perempuan politik yang siap menjadi tokoh perempuan politik PKB untuk kontestasi politik kedepan.

Ustas H. Azhar Tamanggong yang menyampaikan tausiyah dalam rangkaian peringatan Isra Miradj menyampaikan bahwa kader-kader PKB harus tetap mempertahankan kekuatan amalan-amalan, dzikir Jamaah di masjid-mesjid dan beramal sholeh agar partai bentukan Nahdatul Ulama tersebut tetap selalu mendapatkan berkah.