Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Berita Terkini

latest

Jokowi Dianggap Arogan dan Ceroboh Hadapi Corona, FMN Cabang Makassar Menggelar Aksi Kampanye

INDONESIANPOINT.COM - Wabah Virus Corona masih terus menjadi topik hangat di seluruh dunia, termasuk Indonesia yang kini korbannya terus men...

INDONESIANPOINT.COM - Wabah Virus Corona masih terus menjadi topik hangat di seluruh dunia, termasuk Indonesia yang kini korbannya terus meningkat.

Melihat hal tersebut, Front Mahasiswa Nasional (FMN) menilai Pemerintah Indonesia gagal mengantisipasi masuknya virus yang telah menelan korban jiwa 25 orang tersebut.

Terkait hal itu, FMN Cabang Makassar menggelar aksi kampanye untuk mengecam tindakan Jokowi yang dinilai arogan dan ceroboh karena sejak awal virus muncul selalu menunjukkan sikap Jumawa dan menganggap enteng.

Bahkan meluasnya Covid-19 di berbagai negeri juga diremehkan oleh sejumlah jajaran Menteri di kabinet yang dipimpin oleh Jokowi selaku Presiden.

Ketua Umum FMN Cabang Makassar, Henri For Jebs bahkan menjelaskan bukti ketidaksiapan Pemerintah dalam mengantisipasi Corona, yakni terbatasnya alat cek laboratorium untuk Rumah Sakit dan pusat kesehatan.

Bahkan menurut sejumlah informasi, beberapa rumah sakit mengeluarkan biaya sendiri untuk pengadaan alat. Sementara dampak ekonomi juga kini dirasakan oleh Rakyat Indonesia.

Berangkat dari kondisi tersebut, FMN Cabang Makassar menggelar Aksi Kampanye di Fly Over, Jalan AP. Pettarani, Makassar, Jumat (20/3/2020) dimulai dari Pukul 16.00  hingga Pukul 17.20 WITA.

Aksi yang diikuti puluhan Mahasiswa dari FMN Cabang Makassar itu, membawa 7 tuntutan atas kecerobohan dan arogansi Jokowi dalam penanganan Virus Corona sehingga banyak menyebabkan penderitaan Rakyat Indonesia.

Berikut 7 Tuntutan FMN Cabang Makassar :

1. Pemerintah Harus Menjamin ketersediaan fasilitas kesehatan dengan melakukan pengecekan dini penyebaran Covid-19 hingga ke desa, kampung, dan tempat kerja

2. Pemerintah harus menjamin ketersediaan alat penunjang kesehatan dan pencegahan virus seperti masker, Hand Sanitizer dan Vitamin secara gratis, khususnya bagi kelas buruh, kaum tani, pedagang kecil, dan rakyat miskin lainnya.

3. Pemerintah harus menjamin ketersediaan pangan dan kebutuhan pokok yang murah sehingga mudah dijangkau oleh rakyat.

4. Pemerintah harus memastikan tidak ada PHK bagi kalangan kelas buruh dan pekerja lainnya, jika pabrik dan kantor diberhentikan sementara, upah para pekerja harus tetap dibayarkan secara penuh.

5. Pemerintah dalam menjalankan pembelajaran jarak jauh (online) harus memberikan kepada sekolah dan peserta didik fasilitas yang menunjang dan peningkatan kemampuan untuk menjalankan metode tersebut.

6. Kampus dan sekolah harus mengembalikan uang bayaran/semester kepada peserta didik. Karena pembelajaran jarak jauh tidak membutuhkan kebutuhan operasional sebagaimana biasanya dan justru memberi beban biaya tambahan bagi peserta didik untuk melakukan pembelajaran jarak jauh (online).

7. Berikan fasilitas pengaman diri dan insentif yang layak bagi segenap tenaga medis dan sukarelawan yang berjuang menyelamatkan rakyat.

Tidak ada komentar