Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Berita Terkini

latest

Politik Sulawesi Barat Ditengah Corona, Perspektif Unik Dari Tokoh Pemuda Barisan Balanipa

INDONESIANPOINT.COM - Hampir seluruh Dunia tengah dihebohkan oleh virus mematikan Covid-19 alias Corona tak terkecuali di Indonesia yang tel...

INDONESIANPOINT.COM - Hampir seluruh Dunia tengah dihebohkan oleh virus mematikan Covid-19 alias Corona tak terkecuali di Indonesia yang telah memakan korban di beberapa wilayah.
Dok. Andi Morgan/Tokoh Barisan Pemuda Balanipa

Fenomena serangan Corona Virus tersebut membuat semua warga dari berbagai wilayah merasa was-was tak terkecuali di Sulawesi Barat.

Meski hingga saat ini, belum ada warganya yang dikabarkan terinfeksi virus Corona, namun seorang tokoh pemuda dari Pemuda Barisan Balanipa, Andi Morgan menganggap saat ini masyarakat Sulbar terancam tidak hanya virus Corona.

Menurutnya masyarakat Sulbar, khususnya Kabupaten yang sebentar lagi akan melaksanakan pesta Demokrasi, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) terancam virus yang juga tidak kalah bahayanya dari virus Corona.

Virus tersebut ia namai Virus Poraks (Politik Praktis). Hal ini berangkat dari pengalamannya melihat Pilkada yang telah berjalan di Sulbar dimana menurutnya suara masyarakat masih sangat rentan dibeli dengan uang.

"Saya fikir masyarakat Sulbar jangan terlalu panik dengan Corona, karena sebentar lagi Virus Poraks akan hadir ditengah-tengah kita, iya virus politik praktis," ungkapnya disela Coffee Morning, Sabtu (14/3/2020).

Sebagai tokoh pemuda, Andi Morgan selalu terdepan untuk mengajak masyarakat sadar dan benar-benar menakar dan menilai kinerja para calon pemimpin masa depan di Provinsi ke 33 Indonesia ini.

Selain itu, menurutnya Fanatisme dalam dunia politik itu sah-sah saja namun tetap dengan menggunakan cara pandang yang maju dan ilmiah bukan emosional semata.

"Sudah semestinya, pemimpin itu kita pilih setelah menakar kemampuan dan kapabilitas yang ia miliki, tidak melulu mesti selalu berbicara materi dan fanatisme buta belaka," tuturnya.

Ia juga membeberkan fakta bahwa Pilkada Kabupaten Mamuju yang dinilai oleh Bawaslu sebagai Pilkada paling rawan gesekan menandakan kualitas demokrasi di Sulbar.

"Dicap sebagai daerah paling rawan, itu bukan prestasi tapi justru hal yang menunjukkan kualitas demokrasi kita masih rendah, sehingga menjadi tugas bersama untuk kita benahi," tegasnya.

Diakhir diskusi yang digelar di Warkop Cambeq, Kecamatan Campalagian, Polman itu, Andi Morgan berharap bahwa masyarakat bisa melawan virus Poraks dengan memakai nurani dan akal sehat.