Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Berita Terkini

latest

164 Ribu Penerima Kartu Pra-Kerja Tahap Pertama Akan Di Umumkan Besok

INDONESIANPOINT.COM - Pendaftaran untuk gelombang pertama program kartu pra-kerja ditutup hari ini, Kamis (16/4). Sebelumnya, program ini ...

INDONESIANPOINT.COM - Pendaftaran untuk gelombang pertama program kartu pra-kerja ditutup hari ini, Kamis (16/4). Sebelumnya, program ini merupakan salah satu solusi bagi para korban PHK dan pengangguran akibat wabah virus pandemi korona Presiden Joko Widodo (Jokowi)

Sumber Foto CNBCIndonesia.com

Pengumuman peserta yang melewati gelombang seleksi pertama sebanyak 164 ribu orang akan diumumkan melalui situs web kartu pra-kerja (prakerja.go.id) pada hari Jumat (17/4).

Namun demikian, Direktur Pelaksana Manajemen Manajemen Kartu Pra-Kerja Panji Winanteya Ruky mengatakan pendaftaran tidak akan ditutup dan pelamar masih dapat mengajukan aplikasi mereka tanpa batas waktu.
"Tidak ada penutupan. Terus terbuka," katanya yang kami lansir dari CNNIndonesia.com, Kamis (16/4) pagi.
Dikutip dari akun Instagram resmi kartu pra-kerja, hingga Rabu (15/4) pukul 15.00 WIB, sebanyak 5,08 juta orang telah mendaftar. Sementara itu, pendaftar yang telah menyelesaikan proses pendaftaran adalah 1,63 juta orang.

Panji mengungkapkan pemerintah tidak membatasi jumlah pendaftar. Meski tidak ada batasan, ternyata masih ada pendaftar program yang kesulitan mengakses situs Kartu Pra-Kerja.

Salah satunya, Vionny Rosalina (23), yang mengaku telah mencoba mengakses pada 13 April, tetapi belum berhasil mendaftar. "Saya mencoba mendaftar pada 13 April, saya tidak bisa, pemuatannya butuh waktu lama," katanya, Rabu (15/4).

Review lain datang dari Taufik Ahmad (21) yang mengaku kesulitan mendaftar pada Sabtu (11/4). Dia mengaku gagal memasukkan beberapa data.

"Kesulitan mungkin menjadi sinyal, karena saya akhirnya membiarkan masalah sinyal berakhir hari ini," kata Taufik, Minggu (12/4).

Sekali lagi, pengalaman serupa dialami oleh Reza Putradarma (25). Dia mengaku kesulitan menyampaikan hasil uji kompetensi yang dilakukan secara online.

"Masalahnya adalah ketika Anda melakukan tes, Anda tidak dapat mengirimkannya. Jadi Anda harus mencobanya tiga kali dan kemudian mencatatnya, tetapi sampai pagi ini masalahnya telah diselesaikan," katanya.

Dia juga tidak mengalami kesulitan dalam mengunggah data pribadi saat mengisi biodata. Proses mengisi data diakui berjalan lancar.

Hanya saja, menurut Reza, itu akan menyulitkan orang yang sudah lanjut usia. Karena calon peserta tidak hanya harus memasukkan KTP, tetapi juga mengambil selfie.

"Prosesnya tidak rumit, tapi mungkin bagi rekan-rekan dengan usia lanjut itu masih agak sulit. Jika Anda sudah memasukkan KTP Anda, Anda tidak perlu konfirmasi wajah," kata Reza

Tidak ada komentar