Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Berita Terkini

latest

530 Tenaga Kerja Baru Akan Diserap Melalui Program Padat Karya Tunai Jokowi

Jakarta, INDONESIANPOINT.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Kementerian PUPR akan merekrut 530 ribu pekerja untuk menjalankan ...

Jakarta, INDONESIANPOINT.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Kementerian PUPR akan merekrut 530 ribu pekerja untuk menjalankan program intensif tunai (PKT). Program ini dijalankan sebagai salah satu upaya pemerintah untuk mengurangi dampak virus korona terhadap perekonomian.


"(Program PKT) Kementerian PUPR menargetkan 530 ribu pekerja dengan total (anggaran) Rp 10,2 triliun," kata Jokowi dalam teleconference, Kamis (9/4).

Jokowi mengungkapkan pemerintah menyiapkan Rp16,9 triliun untuk mengimplementasikan program intensif tunai di sejumlah kementerian. Selain Kementerian PUPR, Kementerian Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi juga ditargetkan mampu menyerap 59 ribu pekerja.

Penyerapan tenaga kerja juga dilakukan oleh Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, dan Kementerian Perhubungan.

Sebelumnya, Kementerian PUPR menjelaskan bahwa PKT akan dilaksanakan melalui tujuh program di 34 provinsi. Yakni, program percepatan peningkatan penggunaan air irigasi (P3TGAI), pemeliharaan rutin jalan dan jembatan, pengembangan infrastruktur sosial-ekonomi regional (PISEW), pengelolaan kota tanpa permukiman kumuh (KOTAKU), serta pengurangan lokasi pengelolaan limbah , gunakan kembali, daur ulang (TPS 3R).

Kemudian, dua program sanitasi yang dianggarkan adalah program air minum dan sanitasi (pamsimas) berbasis masyarakat dan konstruksi baru serta peningkatan kualitas rumah swadaya.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan aliran dana program akan menargetkan orang-orang berpenghasilan rendah, menganggur dan setengah menganggur. Dana diberikan secara tunai untuk partisipasi masyarakat dalam PKC.

"Selain memacu pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan daya beli masyarakat, PKC juga bertujuan untuk mendistribusikan dana ke desa-desa dan daerah-daerah terpencil," katanya dalam sebuah pernyataan resmi.
Artikel ini telah terbit resmi melalui laman berita CNNindonesian.com

Tidak ada komentar