Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Berita Terkini

latest

Alot! Keluarga Sempat Menolak Saat Evakuasi (S) Oleh Tim Medis, Begini Kronologinya

Polewali Mandar, INDONESIANPOINT.COM - Setelah Evakuasi (S) Pasien  Rapid Test Corona Desa Katumbanga Lemo oleh pihak RS Daerah Polewali M...

Polewali Mandar, INDONESIANPOINT.COM - Setelah Evakuasi (S) Pasien  Rapid Test Corona Desa Katumbanga Lemo oleh pihak RS Daerah Polewali Mandar, Kemarin malam sekitar pukul 20.22 WITA.(08/04) 

Alotnya Drama Evakuasi Pasien (S) hingga menyita perhatian semua warga

Sebelumnya pemerintah Daerah yang dalam hal ini diwakili oleh Sekda melakukan rapat terbatas dengan Pihak Pemerintah Desa dan Pemerintah Kecamatan bersama Kepolisian yang kemudian bersepakat untuk segera melakukan Evakuasi terhadap (S).

Pada saat evakuasi berlangsung pihak keluarga (S) sempat menolak dan cukup mengambil waktu yang panjang dengan alasan bahwa (S) dalam kondisi sehat-sehat saja dan tanpa gejala, sehingga besar anggapan keluarga (S) tidak mungkin sakit.

Namun demi keamanan pihak RSUD Polewali Mandar tetap memaksa untuk segera mengevakuasi pasien (S), karena beberapa kali setelah di minta untuk Isolasi Mandiri dirumah, (S) selalu melakukan kontak langsung dengan beberapa warga sehingga dianggap sangat meresahkan warga lainnya dan dikhawatirkan akan menginfeksi warga lainnya.

Setelah dilakukan lobi-lobi bersama beberapa tokoh masyarakat beserta pemerintah Desa akhirnya (S) berhasil di evakuasi yang kemudian langsung di rujuk ke RSUD Polewali Mandar.
Pemerintah Desa Katumbangan lemo Bahariah S.IP bersama seluruh Tim Gugus Covid Desa Katumbangan lemo, melaksanakan instruksi Kepolisian dan lansung membuat portal di pertigaan pintu masuk Katumbangan Lemo,

Saat dimintai keterangan, Ibu Desa karumbangan Lemo menyampaikan bahwa Hal ini perlu dilakukan, mengingat salah satu warga sudah terindikasi Positif Corona.
"Meski ini baru Rapid Tes, namun belum murni dinyatakan Positif secara keseluruhan karena akan ada pemeriksaan selanjutnya, Kita serahkan kepada Dokter, sebab ini adalah otoritas Medis, sembari kita Tunggu hasil tes selanjutnya. Ujar Ibu Bahariah yang saat selaku Kepala Desa Katumbangan Lemo
Hamzah Syamsuddin Wakil ketua II DPRD Kabupaten Polewali mandar, yang juga hadir langsung dalam Rapat Tim Evakuasi (S) di Kantor Kecamatan Campalagian saat kami konfirmasi melalui sambungan telpon, menyampakan perihal kekwatiran warga termasuk keluarga pasien.
"Pemerintah harus turun tangan, begitupun Pemdes setempat harus selalu memberikan semangat kepada Pasien dan keluarganya, memberikan bantuan yang bisa meringankan beban Keluarga pasien tersebut.' Pungkas Hamzah
Lanjut Hamzah Syamsuddin Yang juga warga Kecamatan Campalagian ini, menyatakan bahwa dirinya sudah menelpon lansung (S) yang sekarang ini ada di RS Polewali Mandar, dalam pembicaraan beliau,  ia memberikan semangat kepada pasien (S), dan akan bertanggung jawab mengenai masalah pelayanan RS selama menjalankan isolasi medis, 
"Telpon saya ketika ada pelayanan RS yang tidak sesuai dengan Protap. Tutup Hamzah dalam pembicaraannya lewat telepon."
Sekedar diketahui bahwa informasi terakhir sampel darah (S) telah diambil untuk uji Lab yang kemudian di Kirim ke RSUD Andi Makkasau Pare-Pare.

Tidak ada komentar