Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Berita Terkini

latest

Apakah BLT Dana Desa Bisa Bentuk Sembako, Mendes : Jawabannya TIDAK BOLEH

IndonesianPoint.com - Dalam upaya membantu masyarakat miskin Pemerintah Republik Indonesia memberi Bantuan Langsung Tunai (BLT) melalu Dana...

IndonesianPoint.com - Dalam upaya membantu masyarakat miskin Pemerintah Republik Indonesia memberi Bantuan Langsung Tunai (BLT) melalu Dana Desa.



Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar menegaskan bantuan tersebut berupa dan bukan dalam barang atau sembako.

"Ada yang bertanya, apakah boleh BLT Dana Desa diberikan dalam bentuk Sembako ? Jawabannya tidak boleh harus berupa uang," ujarnya, Minggu (19/4/2020).

Abdul Halim juga menuturkan, sebisa mungkin BLT Dana Desa diberikan kepada penerima secara non tunai (transfer perbankan). Namun bila tidak memungkinkan maka tak masalah melalui tunai.

"Tidak mutlak, tapi patutnya usahakan non tunai, tapi kalau sulit melalui tunai juga tidak masalah yang terpenting masyarakat segera mungkin menerima dan mempertanggung jawabkan," tuturnya.

Gus Halim juga menjelaskan BLT Dana Desa diberikan kepada warga miskin yang belum mendapatkan Program Bantuan Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Kartu Prakerja.

Menurutnya, BLT diberikan dalam rangka membantu warga yang terdampak secara ekonomi akibat dari Pandemik Covid-19. Jumlah BLT yang diterima setiap bulan Rp. 600 ribu selama Tiga Bulan.

"Pemerintah tidak menutup mata, banyak warga kita kesulitan akibat covid-19 ini, jadi mari kita benar-benar manfaatkan BLT semaksimal mungkin," terangnya.

Disamping itu, Abdul Halim juga menyarankan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk menyediakan bahan-bahan pokok kebutuhan warga Desa. Hal bertujuan agar penerima BLT tidak perlu keluar desa mencari kebutuhan Pokok.

"Silahkan BUMDes siapkan, nanti penerima BLT itu belinya di BUMDes sehingga uang tetap berputar di Desa warga gak perlu lagi keluar desa beli kebutuhan pokoknya," tutupnya.

Tidak ada komentar