Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Berita Terkini

latest

APD Kurang Memadai, Ketua PPNI Polman: Dana Bisa Dicari Kalau Habis, Nyawa Perawat Tak Bisa Kembali

Polewali Mandar, INDONESIANPOINT.COM - Jumlah Pasien Corona terus bertambah setiap harinya dari berbagai kriteria. Tak ayal di Kabupaten P...

Polewali Mandar, INDONESIANPOINT.COM - Jumlah Pasien Corona terus bertambah setiap harinya dari berbagai kriteria. Tak ayal di Kabupaten Polewali Mandar saat ini juga demikian, Jumlah ODP sebanyak 313 Orang, sementara PDP sebanyak 8 Orang.(16/04)

Gambar ilustrasi dari ayosemarang.com
Hal ini pula akan semakin berkaitan langsung dengan tenaga kesehatan yang akan menangani semua kasus yang ada saat ini. Menaggapi hal tersebut Ketua PPNI Kabupaten Polewali Mandar akhirnya memberikan tanggapan terhadap kondisi yang dihadapi oleh para Perawat yang saat ini sering bersentuhan langsung dengan kasus pasien Covid-19.

Terkonfirmasi melalui pesan Whatshapp Jamal (Ketua PPNI Polman), memberikan penjelasan bahwa Status Covid-19 Dewasa ini dinyatakan sebagai Pandemi Global artinya Penyebaran Virus ini Merata kemana-mana dan setiap orang berpotensi untuk terserang. 

Untuk itu, Semua orang perlu meningkatkan KEWASPADAAN, Terlebih-lebih bagi Tenaga Kesehatan. 

Dalam dunia Medis Kewaspadaan tersebut di kenal dengan istilah "KEWASPADAAN UNIVERSAL" yaitu Upaya Melindungi Diri Dari Penularan Mikroorganisme (Kuman Penyebab Penyakit) dengan cara menggunakan APD Standar dan khusus Protap Penanganan Covid-19 Tenaga Medis dipersyaratkan menggunakan :

1. Overall Hazardous Material Suit (Hazmat) bukan jas hujan:
2. Face Shield Merk:
3. Surgeon Caps/Nurse Caps:
4. Handscoon on Sterilize:
5. Handscoon Steril Tebal:
6. Masker N95:
7. Shoes Cover Karet Elastis Re-Usable.

Sehubungan dengan Perihal tersebut diatas saya sudah keluarkan Himbauan tertanggal 25 April 2020 kepada seluruh Perawat di Kabupaten Polewali Mandar (ini yang PERTAMA).

Yang KEDUA

Dalam perkembangannya Covid-19 Cenderung Tidak Lagi Menunjukan Tanda - Tanda Klinis atau Gejala yang dikenal dengan istilah "Orang Tanpa Gejala" (OTG). Ini adalah WARNING bagi Tenaga Medis khususnya PERAWAT untuk lebih Waspada Lagi dengan cara : 
"Setiap orang yang datang ke Sarana Pelayanan Kesehatan (Rumah Sakit, Puskesmas, Klinik dll) untuk Berobat, sebelum diagnosanya ditegakkan Harus Diwaspadai sebagai Pasien Covid-19". Dan Upaya "Kontak Tracing" tetap lakukan dengan berbagai bentuk Komunikasi Efektif yang memungkinkan Pasien "Jujur". Dan jangan Lupa Pakai APD Standar. Ungkap Jamal
Yang KETIGA

Terkait Dengan Ketersediaan APD bagi Tenaga Medis sebagai Benteng Pertahanan Terakhir, saya mau menyampaikan Harapan Saya sebagai Ketua DPD PPNI Kab. Polman kepada PEMANGKU KEPENTINGAN Yang BERKOMPETEN di Daerah ini 
"Kalau Uang (Dana Daerah) Habis Untuk Membeli APD maka itu bisa dicari kembali nanti, tapi kalau satu orang tenaga kesehan (Perawat) meninggal dunia karena Covid-19 dengan alasan APD, rasanya tidak mungkin untuk bisa dihupkan" Tegas Jamal 

Yang KEEMPAT

Kepada Semua Tenaga Kesehatan Khususnya Perawat TETAP SEMANGAT, dan kepada teman-teman yang tengah menjalani ISOLASI saya berharap, 
"Kalian Yakin Dan Percaya Diri, Kalau Kalian Mampu Keluar Dari Persoalan ini, dan Ingat Saya Ketua DPD PPNI Kab. Polman dan Segenap Perawat Kab. Polman Bersama Dengan Kalian. Tutup Jamal

Tidak ada komentar