Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Berita Terkini

latest

Cek Kebenarannya, Uang Dapat Menularkan Virus Corona?

IndonesianPoint.com - Sejak virus pandemik korona berlangsung, masyarakat diharapkan menggunakan uang elektronik sebagai pengganti penular...

IndonesianPoint.com - Sejak virus pandemik korona berlangsung, masyarakat diharapkan menggunakan uang elektronik sebagai pengganti penularan, lantas memilih terpapar besar COVID-19 lantaran uang tunai? 


Ketua Perhimpunan Dokter Emergensi Indonesia (PDEI), Dr. Moh.  Adib Khumaidi, SpOT mengatakan transaksi menggunakan uang tunai untuk menularkan virus corona.  Penyebab, uang tersebut berpindah dari tangan ke tangan yang tidak diketahui mengenai kebersihannya.

"Saat ada transaksi uang tunai dari tangan ke tangan, kita enggak tahu orang yang pegang uang itu selesai apa? Entah pegang kuping, apakah tidak cuci tangan atau lainnya, di mana virus dan kuman bisa pindah ke uang," kata dr.  Adib dalam konferensi virtual "Positif Gotong Royong Digital"

Menurut dr.  Adib, penelitian telah membuktikan jika virus dapat bertahan di benda seperti kertas dan logam selama 48 jam.  Oleh karena itu, melalui uang tunai cukup memungkinkan.

"Bukan hanya uang tunai tetapi dengan benda-benda tertentu juga. Ada penelitiannya tentang benda logam bisa bertahan 24-48 jam. Ini penelitian yang penting, mulai kebutuhan uang tunai yang beralih menjadi uang digital dan ini penting," jelasnya. 

dr.  Adib juga mengungkap jika menerapkan penyebaran virus korona bisa dilakukan menggunakan sinar ultra violet (UV).

"Sekarang ada teori juga untuk menghentikan COVID bisa dengan menggunakan sinar UV, seperti tidak bisa menggunakan tapi bisa digunakan untuk itu. Ya tapi sinar UV kan harus ada alat khusus. Bisa juga dengan mencelupkan uang ke dalam cairan klorida tetapi kemudian uangnya rusak," katakan dr.  Adib. 

"Kalau hanya disemprot-semprot sanitizer saja ya bisa, tapi itu sifatnya cuma seperti cuci tangan untuk kuman, tapi kalau untuk Virus tidak diizinkan," lanjutnya.

Tidak ada komentar