Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Berita Terkini

latest

Enggan Timbulkan Kepanikan Massal, Alasan Jokowi Selama Ini Tutupi Data Penyebaran Corona

INDONESIANPOINT.COM - Sebulan yang lalu Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo menjelaskan perihal sebab tidak dibukanya peta sebaran da...

INDONESIANPOINT.COM - Sebulan yang lalu Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo menjelaskan perihal sebab tidak dibukanya peta sebaran data terkait wabah COVID-19.(15/04)


Di mata Jokowi, transparansi data terkait virus Corona mengandung akibat buruk karena bisa menimbulkan kepanikan massal bagi warga. Tapi itu dulu, Kini Jokowi menilai data Corona perlu dibuka ke publik.

Di mata Presiden Joko Widodo (Jokowi), transparansi data terkait virus Corona mengandung akibat buruk karena bisa menimbulkan kepanikan warga. Tapi itu dulu. Kini, Jokowi menilai data Corona perlu dibuka ke publik.

"Sebetulnya kita inginnya menyampaikan, tapi kita juga berhitung mengenai kepanikan dan keresahan di masyarakat, juga efek nantinya pada pasien apabila sembuh," kata Jokowi Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (13/3) lalu.

Data bisa bikin cemas masyarakat. Meski demikian, bukan berarti pemerintah tidak memberikan perhatian serius terhadap persoalan ini.

"Langkah-langkah serius telah kita ambil. Tapi di saat yang bersamaan, kita tak ingin menciptakan rasa panik, keresahan di tengah masyarakat," ujar Jokowi seperti dilansir dari Detik.com

Pernyataan orang nomor satu di Indonesia ini kemudian banyak menimbulkan spekulasi yang terus berkembang di masyarakat terkait jumlah total keseluruhan warga yang terdampak Corona.

Tidak ada komentar