Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Berita Terkini

latest

MA Putuskan BPJS Batal Naik, Begini Nasib Bagi yang Sudah Terlanjur Bayar

IndonesianPoint.com - Usai ketok palu oleh Mahkamah Agung (MA), secara resmi tarif iuran Badan Penyelenggaraan Jaminan Nasional (BPJS) resm...

IndonesianPoint.com - Usai ketok palu oleh Mahkamah Agung (MA), secara resmi tarif iuran Badan Penyelenggaraan Jaminan Nasional (BPJS) resmi batal dinaikkan.


Sehingga iuran BPJS Kesehatan yang sejak Januari naik menjadi Rp 42.000 untuk kelas III, kini kembali turun menjadi Rp 25.500, kelas II dari Rp 110.000 menjadi Rp 51.000, dan kelas I dari Rp 160.000 menjadi Rp 80.000.

Masalah yang kemudian sempat dipertanyakan oleh masyarakat luas, yakni nasib bagi mereka yang sudah terlanjur membayar iuran versi saat naik.

Menjawab hal ini, Humas BPJS Kesehatan, Iqbal Anas Ma'ruf menjelaskan akan mengatur hal itu dalam masa pembayaran pada bulan selanjutnya.

"In Sya Allah, bagi yang sudah terlanjur membayar kita akan atur sebagai saldo untuk pembayaran dibilang selanjutnya, kata lainnya ia dihitung sebagai tabungan," jelasnya.

Iqbal juga memastikan akan patuh dan tunduk pada amanat aturan sesuai yang menjadi keputusan MA. "Kan keputusan MA itu sudah Final dan sifatnya mengikat jadi pasti kita laksanakan," ungkapnya, Selasa (21/4/2020).

Sekedar info tambahan, pembatalan kenaikan iuran tersebut telah diterima pemerintah secara resmi sejak 31 Maret 2020 lalu.

Berdasarkan surat dari Panitera Muda Tata Usaha Negara Mahkamah Agung Nomor: 24/P.PTS/III/2020/7P/HUM/2020 tanggal 31 Maret 2020 perihal Pengiriman Putusan Perkara Hak Uji Materiil Reg. No. 7P/HUM/2020.

Selanjutnya Sesuai ketentuan Pasal 8 ayat (2) Peraturan Mahkamah Agung No. 01/2011 tentang Hak Uji Materiil, pemerintah mempunyai waktu paling lambat 90 hari untuk melaksanakan Putusan MA tersebut. 

Sehingga, sebagai kesimpulan bahwa aturan pembatalan kenaikan tarif iuran BPJS Kesehatan ini baru dapat mulai berlaku selambat-lambatnya pada 29 Juni 2020 mendatang.

Tidak ada komentar