Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Berita Terkini

latest

Masuk Kategori Zona Merah, PJ Walikota: Makassar Penuhi Kriteria PSBB

Makassar, INDONESIANPOINT.COM - Pj Walikota Makassar  Iqbal Suhaeb menegaskan bahwa Kota Makassar telah memenuhi kriteria untuk menerapkan...

Makassar, INDONESIANPOINT.COM - Pj Walikota Makassar  Iqbal Suhaeb menegaskan bahwa Kota Makassar telah memenuhi kriteria untuk menerapkan Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) untuk mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19). Namun, dokumen proposal PSBB masih sedang disusun untuk 2 hari ke depan.


"Hasil studi epidemiologi kami, Makassar telah memenuhi kriteria untuk menerapkan PSBB," kata Iqbal dalam pernyataan tertulisnya, Selasa yang kami lansir dari Detiknews.com (14/4/2020).
Iqbal mengungkapkan, di antara kriteria yang memenuhi Makassar adalah tingginya tingkat penyebaran virus Corona di Makassar, terjadinya penularan virus Corona lokal, hingga meningkatnya jumlah pasien COVID-19. Diketahui bahwa hingga Selasa (14/4) ada 163 orang di Makassar yang positif untuk Corona dan 176 lainnya dalam kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP).
"Demikian juga, masukan dari Forum Koordinasi Kepemimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Makassar, yang semuanya mendorong PSBB. Saat ini dokumen masih diperbaiki, Insya Allah, satu atau dua hari ke depan kita serahkan ke Pemerintah Pusat melalui Gubernur (Nurdin Abdullah), "katanya.
Penyusunan dokumen proposal PSBB masih akan dibahas selama 2 hari ke depan karena ada data yang harus dimasukkan secara lengkap. Ini termasuk larangan 7 item yang harus dilakukan selama implementasi PSBB di Makassar.
"Sebagian besar dari kita benar-benar melakukannya di Kota Makassar. Misalnya, berhenti sementara dalam kegiatan sekolah, berhenti sementara dalam kegiatan kantor, berhenti sementara dalam kegiatan keagamaan, pembatasan kegiatan di tempat-tempat umum, berhenti dalam kegiatan sosial-budaya, pembatasan mode transportasi, "jelasnya.
"Tentu saja ada pengecualian untuk ini, misalnya toko yang menjual bahan baku, termasuk kegiatan sukarelawan yang bekerja di satuan tugas untuk mempercepat penanganan COVID-19," lanjutnya.
Iqbal juga meminta bawahannya untuk melakukan inovasi yang bisa meringankan beban yang dihadapi warga Makassar saat ini.
"Seluruh camat berkoordinasi dengan Koramil dan Polsek di daerah masing-masing, sehingga selama proses PSBB tidak akan terjadi gejolak di masyarakat. Kami akan menerapkan PSBB selama 14 hari, tetapi jika dianggap perlu maka akan diperpanjang, "katanya

Tidak ada komentar