Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Berita Terkini

latest

Selama Pandemi Corona, Arab Saudi Mengumumkan Untuk Melaksanakan Shalat Tarwih di Rumah

INDONESIANPOINT.COM - Masjid-masjid di Arab Saudi yang biasanya padat saat Ramadan, tahun ini akan sepi. Pemerintah Saudi telah memerintah...

INDONESIANPOINT.COM - Masjid-masjid di Arab Saudi yang biasanya padat saat Ramadan, tahun ini akan sepi. Pemerintah Saudi telah memerintahkan warganya untuk salat tarawih di rumah, jika wabah corona masih mendera.



Perintah ini disampaikan oleh Menteri Urusan Keislaman, Dr. Abdul Latif Al-Sheikh, seperti yang dikutip dari koran Al Riyadh pada Minggu (12/3). Al-Sheikh mengatakan tarawih saat Ramadan hanya akan dilakukan di rumah selama larangan salat berjemaah di masjid, termasuk salat fardu lima waktu, masih berlaku.

"Penangguhan salat berjemaah lima waktu di masjid lebih penting dari pada penangguhan salat tarawih. Kami memohon kepada Allah untuk menerima ibadah tarawih kita, baik dilakukan di masjid, atau di rumah, karena itu yang terbaik bagi kesehatan masyarakat," kata Al-Sheikh.
"Kami memohon kepada Allah yang Maha Esa untuk menerima doa kita semua dan melindungi manusia dari wabah yang menimpa dunia ini," lanjut dia lagi.

Selain mengumumkan soal tarawih, Al-Sheikh juga mengimbau soal salat jenazah. Jemaah salat jenazah hanya boleh 5-6 orang dari keluarga mayat dan hanya dilakukan di pemakaman. Anggota keluarga lainnya bisa salat gaib di rumah.

Arab Saudi memiliki lebih dari 4.400 penderita virus corona dengan 59 angka kematian.

Pemerintah Saudi telah mengambil langkah-langkah ketat untuk cegah corona, termasuk meniadakan penerbangan masuk dan keluar, menutup Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, menangguhkan umrah, dan memberlakukan jam malam hingga waktu yang tak ditentukan.

Warga Saudi dilarang keluar rumah. Masjid-masjid di Saudi juga telah tutup pintu, azan berkumandang dengan lafaz agar jemaah salat di rumah.

Masjidil Haram hingga saat ini masih ditutup untuk publik. Padahal saat Ramadan yang akan datang sebentar lagi, Muslim dari seluruh dunia berdatangan ke Makkah untuk umrah atau iktikaf di Masjidil Haram.

Tidak ada komentar