Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Berita Terkini

latest

Tetap Berlayar di Masa Pandemi Corona, 25 Nelayan Asal Bulukumba Disuruh Melompat Ke Laut

IndonesianPoint.com - Puluhan nelayan dari Bulukumba bertekad untuk melaut dan berlabuh ke Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan (Sulawesi S...

IndonesianPoint.com - Puluhan nelayan dari Bulukumba bertekad untuk melaut dan berlabuh ke Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan (Sulawesi Selatan) di tengah wabah Corona. Akibatnya, polisi yang datang ke lokasi meminta para nelayan untuk melompat ke laut untuk memastikan mereka steril.

foto ilustrasi dari akurat.com

Setidaknya 25 nelayan yang menggunakan ketiga perahu motor itu dilaporkan berlabuh di Pulau Bahuluang, Kabupaten Bontosikuyu, Selayar, pada Sabtu (18/4). Polisi setempat kemudian memeriksa dokumen kapal penangkap ikan, tetapi sebelum itu mereka diminta untuk melompat ke laut terlebih dahulu.

"Jadi kemarin kita bertemu, kita suruh dia lompat dulu ke laut, rendam dulu Pak saya bilang, tidak ada yang takut, 'lompat dulu Pak, lompat dulu'," kata Kapolres AKBP Selayar, Temmangnganro Machmud saat dihubungi AFP, Senin. (20/20 / 4/2020).

"Jadi kami menyuruh kami melompat dulu, agar bisa steril, kami ingin berkomunikasi singkat. Jadi sebelum kami bicara, aku juga menggunakan masker, kan?

Ketika diperiksa oleh petugas, para nelayan mengklaim bahwa mereka ingin mengambil ikan di Selayar. Namun, karena tidak memiliki izin berlayar, para nelayan akhirnya diminta pulang oleh polisi.

"Mereka datang ke perairan Selayar, tampaknya dia tidak memiliki surat perintah berlayar dari Syahbandar, baik di Bira (Bulukumba) dan di Selayar," kata Temmangnganro.

"Karena ada COVID-19, jadi kami menyuruhnya pulang. Buat saja pernyataan, lalu kami sita beberapa surat kapal, kami amankan. Nanti akan kami kirim ke Dinas Perhubungan Laut, kemudian nanti akan diserahkan ke Kantor Transportasi laut di sana supaya mereka akan diawasi oleh mereka, jangan berlayar jika tanpa surat perintah berlayar, "jelasnya.

Temmangnganro menambahkan, partainya memang memperketat akses dari warga luar untuk memasuki Selayar setelah Bupati Selayar M Basli Ali dalam surat bandingnya beberapa waktu lalu, meminta untuk sementara waktu tidak memberikan akses kepada orang-orang yang memasuki wilayahnya untuk mencegah penularan Corona.

Tidak hanya warga di luar Selayar, sejumlah siswa dari Selayar juga masih ditahan di Pelabuhan Bira, Bulukumba, karena mereka belum diizinkan menyeberang ke Pelabuhan Selayar. Bupati Selayar yang dimintai konfirmasi beberapa waktu lalu mengatakan bahwa pihaknya masih menyiapkan protokol kesehatan seperti pemberian tes cepat terlebih dahulu sehingga akan lebih mudah untuk memantau dan mengawasi ketika siswa atau pelancong lain telah diberi izin untuk menyeberang ke Selayar

Tidak ada komentar