Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Berita Terkini

latest

Demi Kuliah Online! Sekelompok Mahasiswa Ini Rela Memanjat Pohon dan Berjalan Selama 1-2 Jam, Karena Susah Sinyal

IndonesianPoint.com - Sekelompok mahasiswa di Desa Rante Alang Dusun Salu Lompo, Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan ne...


IndonesianPoint.com - Sekelompok mahasiswa di Desa Rante Alang Dusun Salu Lompo, Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan nekat naik gunung setiap harinya demi bisa mengikuti perkuliahan online.

Foto Ilustrasi suara.com/Reza Abineri

Mereka nekat mendaki gunung sejauh tujuh kilometer setiap harinya untuk bisa mendapatkan sinyal. Kondisi tersebut membuat mereka gelisah, terlebih karena hal itu dilakukan di bulan puasa.

"Jadi untuk mengikuti perkuliahan harus melakukan pendakian setiap hari ke gunung sejauh kurang lebih 7 kilometer, ditempuh dalam waktu 1-2 jam dalam keadaaan puasa," tulis akun @makassar_iinfo via Instagram.

Namun, perjuangan yang mereka lakukan tak hanya sampai di sana. Sesampainya di atas gunung, mereka masih harus mencari pohon untuk digunakan sebagai alas belajar.

Dalam video yang diunggah oleh @makassar_iinfo via Instagram, para mahasiswa dan mahasiswi itu terlihat memanjat pohon dan terpaksa duduk di salah satu cabang pohon selama beberapa jam guna mengikuti perkuliahan online.
Tak tahan dengan kondisi yang ada, mereka kemudian menceritakan kegelisahan yang mereka rasakan kepada warganet.

"Kami sebagai mahasiswa yang mengalami ini sangat merasakan kesulitan setiap harinya, ditambah lagi tugas-tugas yang menumpuk. Apalagi untuk mengerjakan tugas di atas gunung tidak ada alat bantu seperti meja ataupun pengalas untuk menulis," kata @makassar_iinfo.

Para mahasiswa dan mahasiswi itu berharap, dengan membagikan kisah mereka ke publik, akan ada bantuan yang datang.

"Kondisi lingkungan di tempat kami sangat tidak mendukung untuk mengikuti perkuliahan. Kami sangat berharap diberikan solusi atas apa yang kami rasakan," tukas salah seorang mahasiswa yang diwakili @makassar_iinfo.

Tercatat, ada lima orang mahasiswa dan mahasiswi yang terpaksa mendaki gunung setiap harinya semenjak kuliah online diberlakukan di kampus-kampus.
Kelima mahasiswa dan mahasiswi itu masing-masing berasal dari Universitas Cokroaminoto Palopo, IAIN Palopo, IAIN Parepare, STIMIK Akba Makassar, dan Polimarim AMI Makassar.

Tidak ada komentar