Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Berita Terkini

latest

Kelas BPJS Dihapuskan Jadi Kelas Tunggal Standar JKN, Begini Bedanya

IndonesianPoint.com - Peserta dalam Program Asuransi Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan akan dihilangkan. Nantinya, sistem kelas 1, 2,...

IndonesianPoint.com - Peserta dalam Program Asuransi Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan akan dihilangkan. Nantinya, sistem kelas 1, 2, dan 3 untuk peserta independen akan dihapus dan digabung menjadi hanya satu kelas yang disebut kelas tunggal atau kelas standar JKN.



Kebijakan penghapusan untuk kelas ini telah disetujui pada pertemuan tingkat menteri dan mengikuti Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 64 Tahun 2020 Pasal 54 A dan 54. Lalu, apa yang dimaksud dengan kelas standar JKN ini? Apa manfaat yang diterima oleh peserta?

Kelas standar JKN adalah untuk menghilangkan pembagian kelas peserta mandiri yang telah berlaku. Tujuannya agar nantinya setiap peserta BPJS Kesehatan dapat menikmati layanan kesehatan yang sama dan tidak lagi dibedakan berdasarkan kemampuan ekonomi peserta.

"Yang dimaksud dengan kelas tunggal adalah bahwa tidak ada lagi peserta kelas di kelas 1, 2 dan 3. Jadi hanya ada kelas JKN. Manfaat medis dan non-medis akan sama, tidak ada perbedaan antara peserta," kata Anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Muttaqien mengatakan kepada AFP, Rabu (20/5/2020).

Kelas standar JKN ini merupakan upaya untuk menerapkan kembali asas keadilan yang terkandung dalam amanat Undang-Undang (UU) nomor 40 tahun 2004 Pasal 23 Ayat (4).

Namun, hal itu memastikan bahwa konsep kelas tunggal atau standar JKN akan disiapkan dengan mempertimbangkan kualitas layanan kesehatan dan keterjangkauan peserta.

"Konsep kelas standar JKN yang akan disiapkan mengingat kualitas dan keterjangkauan peserta," jelas Muttaqien.

Jika ada peserta yang ingin mendapatkan layanan kesehatan yang lebih tinggi, maka peserta dapat mengambil asuransi kesehatan tambahan.

"Atau bayar sendiri selisihnya antara biaya yang dijamin oleh BPJS dan biaya yang harus dibayar karena kenaikan kelas perawatan," tambahnya.

Direncanakan bahwa pemindahan kartu peserta akan dilakukan secara bertahap mulai 2021-2022 sambil menunggu kesiapan rumah sakit. Setelah itu, barulah satu kelas dapat sepenuhnya diimplementasikan pada tahun 2024

Tidak ada komentar