Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Berita Terkini

latest

Bertemu Dengan Pj Walikota Makassar, Bawaslu dan KPU Sampaikan Sangat Siap Laksanakan Pilwali 2020

Makassar, IndonesianPoint.com - Ketua Bawaslu Kota Makassar Nursari dan Anggota Bawaslu Kota Makassar Abd. Hafid,  menghadiri Undangan dari ...

Makassar, IndonesianPoint.com - Ketua Bawaslu Kota Makassar Nursari dan Anggota Bawaslu Kota Makassar Abd. Hafid,  menghadiri Undangan dari Pemerintah Kota Makassar dalam rangka "Rapat Koordinasi Terkait Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020". Di Rumah Makan Bahari, Jl. Josep Latumahina No. 18 Kec. Ujung Pandang Kota Makassar. Senin (08/06/2020).


Kegiatan ini juga dihadiri oleh Pj. Walikota Makassar Prof. Dr. Ir. Yusran Jusuf, M.Si, Kapolrestabes Kota Makassar A. Marsel M., Dandim 1408/BS Andriyanto, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Makassar Hj. Farahyanti, Kapolres Pelabuhan Kota Makassar Gani dan Ketua KPU Kota Makassar Farid Wajdi.

Rapat dimulai dengan acara makan siang bersama dengan para undangan rapat dengan agenda utama kesiapan pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020 di Kota Makassar.

Pj. Walikota Makassar Yusran Jusuf diawal rapat langsung menanyakan kesiapan KPU Kota Makassar dan Bawaslu Kota Makassar dalam menghadapi Pilkada Serentak Tahun 2020 ini.

"Persiapan harus lebih awal untuk mengawal tahapan Pilkada yang akan mulai tanggal 15 Juni 2020 bagi stakeholder yang terkait terutama KPU Kota Makassar dan Bawaslu Kota Makassar". Buka Yusran

"Data pemilih akan terus kami verifikasi karena masih ada selisih jumlah data yang ada di KPU Makassar dan Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Makassar". Ujar Yusran Jusuf.

Ketua KPU Kota Makassar Farid Wajdi mengatakan bahwa KPU Makassar sangat siap melaksanakan Pilkada Serentak Tahun ini.

"KPU Kota Makassar sangat siap melaksanakan pilkada tahun ini, tinggal mengikuti pola yang ada ,mungkin ada sedikit kendala bagaimana protokol kesehatan menjadi standar yang wajib ditengah Pandemi Covid-19".ungkap Farid.

"Langkah awal kami adalah mengaktifkan kembali PPK dan PPS sebelum memasuki tahapan pilkada". Sambung Farid

Farid juga sedikit memaparkan jumlah partisipasi pemilih di Kota Makassar.
"Partisipasi pemilih di Kota Makassar hanya berkisar 60% atau sekitar di angka kurang lebih 1.048.000 pemilih, ini tentu menjadi tantangan KPU dan Bawaslu kedepannya untuk terus melakukan sosialisasi , terutama sosialisasi dalam bentuk design grafis atau meme, agar jumlah partisipasi pemilih bisa lebih baik dari sebelumnya". Ujarnya

Sementara itu Ketua Bawaslu Kota Makassar, Nursari mengatakan bahwa tidak ada alasan bagi Bawaslu Makassar untuk tidak siap dalam mengawal tahapan pilkada serentak tahun ini.
"Kami selalu siap dan tidak ada alasan bagi Bawaslu Makassar untuk tidak siap dalam mengawasi tahapan pilkada Tahun ini , kami juga masih menunggu juknis dari KPU yaitu PKPU agar kami juga tahu apa yang akan kami lakukan ke depannya". Ungkap Nursari.

Nursari juga berharap ada perhatian dari Pemerintah Kota Makassar dan stakeholder yang terkait untuk memastikan bahwa penyelenggara Pemilihan Umum semua nya bebas dari Covid - 19.
"Ini penting karena kerja kita mengharuskan untuk bertemu banyak orang , jangan sampai penyelenggara menjadi carrier covid 19". Ujar Nursari


Di Akhir sesi Kapolrestabes Kota Makassar , A. Marsel M. Menyatakan bahwa TNI dan Polri siap mendukung penuh KPU dan Bawaslu Makassar dalam menjalankan tugas sebagai penyelenggara Pemilihan.
"Jadi doktrin kami adalah , ya kami Polri dan TNI siap menjaga dan mendukung penuh KPU dan Bawaslu dalam menjalankan tugasnya". Tegas Marsel.

"Ini memang kerja keroyokan jadi mari kita sukseskan pilkada dengan netral agar berjalan lancar, aman dan berkualitas". Tutup Yusran Jusuf sekaligus menutup rapat hari ini.

Tidak ada komentar