Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Berita Terkini

latest

WoW! Pria Jomblo ini Mencuri Ribuan Pakaian Dalam Wanita Hanya Untuk Melakukan ini?

IndonesianPoint.com - Seorang pria lajang di Kalimantan Tengah menyebabkan keributan. Karena lelaki berinisial ST mencuri dan mengganti pak...

IndonesianPoint.com - Seorang pria lajang di Kalimantan Tengah menyebabkan keributan. Karena lelaki berinisial ST mencuri dan mengganti pakaian dalam wanita menjadi boneka, maka dianggapnya sebagai seorang istri. ST, yang berusia sekitar 40 tahun, mencuri ribuan pakaian dalam dan bra. Wakil Kepala Polisi Kobar, Boni Arifianto mengatakan, ST mendandani bonekanya agar terlihat seperti wanita.



"Pakaian itu dikumpulkan dan dibentuk seperti boneka perempuan. Yang kami temukan juga ada di sana," kata Boni saat dihubungi, Jumat (24/7/2020).

Polisi mendapati boneka buatan ST telah dihiasi pakaian, ada gambar mata, hidung, hingga diberi lipstik. Boni mengatakan ST belum menikah atau masih lajang.

Tidak main-main, ST telah mencuri di banyak tempat. Paling tidak, kata Boni, pria lajang ini telah mencuri ribuan pakaian dalam wanita di delapan RT.

Menurut Boni, masih banyak orang yang malu melaporkan kehilangan pakaian dalam mereka. Sebab, kasus pencurian sudah terjadi sejak lama.

Warga dan Bhabinkamtibmas bersama Babinsa dan perangkat desa juga mendatangi pondok pelaku di perkebunan karet, Rabu (22/7) sore. ST akan diamankan tetapi telah diancam. Akibatnya, dia lari. ST melarikan diri ke perkebunannya dan masih bersembunyi.

ST diduga telah mencuri pakaian dalam wanita selama lebih dari setahun, seperti CD, bra, daster, dan lainnya, termasuk sampo dan sabun. Dia bertindak di delapan RT di satu desa.

"Bukti yang kami kumpulkan kemarin hanya setengahnya. Hanya dari TKP yang kami kumpulkan di kantor desa GOR, ya. Ribuan di antaranya," kata Boni.

Polisi menduga ST memiliki kelainan seks. Sebab, boneka yang terbuat dari tumpukan pakaian dalam dianggap seperti istrinya.

"Beberapa pakaian yang dikumpulkan dibentuk seperti boneka wanita, kami juga menemukannya di sana. Dari perkiraan sementara, seolah-olah orang yang bersangkutan dicurigai tinggal bersama istrinya," kata Boni.

Boni mengatakan, karena perilaku aneh ST, ada warga yang menganggap pelaku melakukan ritual tertentu. Namun, untuk saat ini, polisi menganggap kasus ini sebagai murni pencurian.

"Warga sebenarnya sedikit khawatir, cemas, dan malu melaporkan ini. Ada beberapa orang yang takut karena mereka melakukan ritual sihir dan sebagainya. Jika kita menganggap ini sebagai kejahatan murni, pencurian," katanya.

Berdasarkan narasi warga, para aktor ini bekerja serabutan untuk membantu warga. ST digunakan untuk membantu membersihkan lahan budidaya.

Aparat desa juga telah memediasi ST. Tapi dia bertingkah lagi. Pencurian untuk pencurian terus diulang.

Saat ini, tim gabungan Polisi Arut Selatan dan Polisi masih mengejar ST. Akhirnya, para pelakunya diketahui telah melarikan diri ke perkebunan.

Tidak ada komentar